by

17 Desa di Ende Belum Cairkan BLT DD, Dewan Minta DPMD Turun ke Desa

Penulis: Gissele
Ende, Aksara Nusa

Hingga Bulan Juli Tahun 2020, realisasi atau penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa, untuk masyarakat terdampak covid-19, belum sepenuhnya disalurkan. Dari total 255 desa di Kabupaten Ende, 238 desa sudah merealisasikan penyaluran BLT, sementara 17 desa lainnya belum  menyalurkannya, karena terdapat kendala teknis dan adminitratif yang dihadapi  oleh pemerintah desa.

Menanggapi keadaan tersebut, Anggota DPRD Ende dari Partai Nasdem, Yohanes Don Bosco Rega, kepada Aksara Nusa, Jumat (24/7/2020) meminta pemerintah melalui instansi teknisnya, untuk turun ke desa-desa dan kecamatan, dan mencari solusi untuk permasalahan yang dihadapi oleh desa.

Anggota DPRD Ende yang akrab disapa Ony Rega tersebut, meminta agar pemerintah melakukan penelusuran ke desa, membantu dan mendampingi pemerintah desa mencari solusi agar BLT segera direalisasikan kepada masyarakat, demi membantu ekonomi masyarakat. “Solusinya DPMD harus jemput bola, turun ke kecamatan dan desa. Dampingi mereka agar secepatnya BLT dapat dicairkan, karena desa lain sudah melakukan pencairan,” kata Ony.

Yohanes Don Bosco Rega juga menegaskan bahwa untuk desa yang hingga saat ini kepala desanya belum dilantik, DPMD perlu segera mengagendakan pelantikan, sehingga tidak menghambat proses pencairan. “Jika DPMD tidak serius menyikapi masalah tersebut,  maka persoalan tersebut akan menghambat proses  selanjutnya dan mengorbankan masyarakat,” tegasnya.

Ony juga mengatakan bahwa meskipun saat ini sudah terlambat melakukan pencairan, namun proses yang dilakukan tetap harus mengacu dan mengikuti kriteria pada PMK Nomor 50 Tahun 2020. “Memang waktu sudah mendesak, tetapi penerima BLT harus benar-benar sesuai dengan regulasi dan tidak ada keterkaitan dengan penerima bantuan lain, sehingga tidak terjadi tumpang tindih,” harapnya.

Selain soal pencairan BLT dari Dana Desa, Anggota  DPRD  Ende dari  Fraksi partai Nasdem ini juga menyoroti honor atau tunjangan untuk para perangkat desa yang  dialokasikan melalui ADD, yang hingga saat ini belum dibayarkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ende Albert Yani, Selasa, (22/7/2020) membenarkan bahwa sebagian desa di Kabupaten Ende belum menyalurkan BLT dari Dana Desa.

Ende
Kepala DPMD.Kabupaten Ende Albert Yani

“Saat ini, dari total 255 desa di Kabupaten Ende, 238 desa di antaranya sudah melakukan pencairan atau sekitar 93, 3 % dan tinggal 17 desa yang belum melakukan pencarian BLT. Alasan desa-desa tersebut belum melakukan pencairan atau belum merealisasikan BLT dari Dana Desa adalah karena ada desa yang belum melaksanakan pelantikan kepala desa, belum melaksnakan dan menyerahkan hasil Mudes serta belum menyerahkan peraturan kepala desa (perkades) sesuai syarat dari PMK nomor 50 tahun 2020,” ungkapnya.

Albert Yani menyatakan bahwa DPMD akan melakukan penyisiran di desa dan membantu pemerintah desa menuntaskan masalah pencairan BLT dari Dana Desa tersebut. “Minggu depan kami akan turun ke kecamatan dan desa melakukan penyisiran dan membantu pemerintah desa agar segera merealisasikan BLT,”ujarnya.

banner-kemerdekaan

News Feed