by

Balita Maria Keisha Wea, Pengidap Hidrocefalus Butuh Bantuan

Maria  Keisha Wea, anak perempuan berusia 4 tahun, putri dari Emanuel Niki dan Rosadalima Gowa asal Desa Wolokisa Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari sesama. Maria harus segera dioperasi untuk mengeluarkan kelebihan cairan dari kepalanya karena Maria mengidap hidrocefalus sejak berusia 3 bulan.

Rosadalima Gowa, ibu Maria di RSD Aeramo Kabupaten Nagekeo menjelaskan bahwa pada tahun 2019 yang lalu, putrinya pernah menjalani operasi hidrocefalus di RS RKZ Surabaya atas bantuan dari LSM luar negeri. “Saat itu sebagian cairan dari kepalanya dikeluarkan. Maria juga dipasangi selang dari kepala ke saluran pencernaannya, untuk mengalirkan cairan dari kepalanya,” jelasnya.

Setelah operasi tersebut, keadaan Maria berangsur membaik. “Setelah operasi tersebut, Maria cukup sehat dan aktif, meskipun tidak dapat berbicara. Namun setahun kemudian, Maria sering mengalami kejang-kejang,” jelasnya.

Karena itu, Rosadalima membawa anaknya ke Puskesmas Mauponggo dan kemudian dirujuk ke RSD Aeramo.

” Dokter menyatakan bahwa selang yang terpasang dalam tubuh Maria ukurannya menjadi terlalu pendek karena pertumbuhan Maria. Karenanya Maria sering mengalami kejang sebab selangnya tidak berfungsi dengan baik lagi. Selang tersebut harus segera diganti dan karenanya perlu operasi lagi untuk pemasangan selang baru, sekaligus mengeluarkan kelebihan cairan dari kepalanya,” ungkapnya.

Dokter menyarankan agar Maria dirujuk ke RS Siloam Kupang untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. “Namun kami kesulitan biaya, sebab kami berdua hanyalah petani yang hidup sangat sederhana. Kami juga belum dapat mengurus KIS sebab karena beberapa alasan, kami belum dapat menikah secara resmi,” akunya.

Rosadalima dan suaminya berharap ada keajaiban Tuhan bagi putri tunggal mereka Maria. “Kami berharap agar ada pihak yang dapat membantu kami, baik dari pemerintah maupun sesama kami. Sebab untuk transportasi, akomodasi dan operasi Maria, kami tidak memiliki biaya. Biaya pengobatan selama ini, baik di puskesmas maupun di RSD Aeramo kami bayar sendiri, sebab kami belum memiliki KIS. Belum pernah ada bantuan dari pemerintah maupun pihak lainnya,” tutupnya.

Bagi yang ingin membantu Maria dapat menghubungi nomor HP 0813-3911-4355 atau transfer ke Bank NTT atas nama Rosadalima Gowa, nomor rekening 2502834943.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed