by

Bupati SBD Kerahkan Tim Terpadu Basmi Hama Belalang

Bupati Sumba Barat Daya dr.Kornelius Kodi Mete, Sabtu,(31/07/21) mengerahkan tim terpadu untuk membantu mengatasi hama belalang yang menyerang ratusan hektare lahan pertanian di wilayah SBD, antara lain di Desa Eka Pata dan Desa Maliti Ndari Kecamatan Wewewa Timur dan di Desa Eka Pata Kecamatan Wewewa Tengah.

Bupati Kornelius hadir langsung meninjau kegiatan penyemprotan hama belalang didampingi Kadis Pertanian Rofinus D. Kaleka, Kaban Penanggulangan Bencana Agustinus Pandak, Kadis PUPR Wilhelmus Woda Lado, Kadis Kominfo Rihi Meha Praing, Camat Wewewa Tengah Agustinus Bayo Tanggu, Kepala Desa Eka Pata Marselinus, Camat Wewewa Timur, para penyuluh pertanian serta masyarakat sekitar.

Serangan hama belalang pada awalnya terjadi di Kabupaten Sumba Timur, lalu meluas ke Sumba Tengah dan Sumba Barat hingga kini menyerang lahan pertanian di Sumba Barat Daya.

Hama belalang yang menyerang lahan pertanian di Kabupaten SBD pada awalnya menyerang tiga desa di Kecamatan Wewewa Timur, yaitu Desa Tema Tana, Kadi Wanno dan Maliti Ndari, dan kemudian menyerang lahan pertanian di Desa Ekapata Kecamatan Wewewa Tengah.

Upaya penanganan sementara dilakukan secara masif di lapangan dengan mengerahkan OPD terkait bersama masyarakat untuk mengatasi hama belalang dengan penyemprotan pestisida.

Bupati Kornelius mengerahkan para pegawai dari OPD-OPD untuk menginap di desa-desa maupun perkebunan warga untuk membantu melakukan penyemprotan pada malam hingga pagi hari.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya langsung bergerak. Untuk saat ini kita langsung berusaha untuk melakukan jalan terbaik. Kita ingin agar serangan hama belalang ini segera dituntaskan dan pada lahan yang terkena hama belalang harus segera dilakukan pengendalian agar hama belalang tidak menyebar lebih luas,” tegas Bupati Kornelius.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan penyemprotan untuk membasmi hama belalang masih terus dilaksanakan. (*/YG/PKSBD).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed