by

Bupati Yohanis : Kami Berkomitmen untuk Selalu Ada Bersama Rakyat

Bupati Sumba Barat, NTT Yohanis Dade, SH menyatakan komitmennya untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Yohanis saat meninjau pembersihan lahan oleh masyarakat Desa Bondosula Kecamatan Lamboya Jumat, (20/08/2021) pagi.

Pembersihan lahan yang dilakukan masyarakat Bondosula tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk penanaman padi ladang dan jagung, yang pembiayaannya bersumber dari Dana Desa. Lahan yang dibersihkan seluas 140 hektare untuk padi ladang dan 10 hektare untuk jagung.

“Kami berkomitmen, saya bersama Pak Wakil Bupati, akan lebih banyak meluangkan waktu untuk berada di tengah-tengah masyarakat. Sehingga segala kebutuhan, keinginan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat, dapat kami ketahui langsung,” katanya.

Menurut Bupati Yohanis, pertanian merupakan salah satu sektor dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati, yang menjadi perhatian khusus. Dirinya menyatakan harapan agar masyarakat dapat bekerja lebih keras, lebih rajin dan semangat, sehingga masyarakat tidak lagi kekurangan pangan.

Lebih lanjut Bupati Yohanis mengatakan bahwa walaupun dengan Dana Desa yang kecil, anggaran tersebut harus betul-betul dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan dan kebutuhan rakyat.

“Manakala dana desa tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan, tentu kami akan bantu dengan dana APBD. Nanti kami akan keliling ke desa-desa bersama Pak Sekda, pimpinan OPD untuk melihat langsung,” ujarnya.

Jika semua dapat berjalan sesuai yang diinginkan,lanjutnya, di masa depan, tidak ada terjadi lagi kekurangan pangan di Kabupaten Sumba Barat.

“Ini salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan asli rakyat. Kita tidak usah dulu berbicara pendapatan asli daerah. Jika rakyat sejahtera, tentu daerah ini lebih baik lagi. Kita tidak usah dulu berbicara skala kabupaten, kita mulai dari desa dulu. Kalau perlu nanti Sumba Barat tidak usah terima raskin,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Yohanis mengharapkan agar jangan hanya padi atau jagung saja yang ditanam, tetapi juga ubi kayu dan keladi.

Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Yohanis berpesan agar jika ada hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian atau bantuan, masyarakat dapat berkomunikasi dengan pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait. (*/Dhi/ HPKabSumbaBarat)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed