by

Cegah Korupsi, Kajari Mabar Luncurkan Buku Pintar Kepala Desa

Kejaksaan Negeri Manggarai Barat meluncurkan Buku Pintar Kepala Desa, Selasa (2/11), bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai Barat. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pula penandatanganan MoU Pendampingan Dana Desa.

Buku Pintar Kepala Desa tersebut merupakan rumusan bersama antara pihak Kejari Mabar dan Pemda Mabar sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dana desa. Perumusan Buku Pintar ini digagas oleh Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat (Kajari Mabar), Bambang Dwi Murcolono.

Kajari Mabar Bambang Dwi mengatakan, pemerintah desa harus memiliki pedoman khusus dalam penggunaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Pendapat Desa lainnya agar terhindar dari tindak pidana korupsi. Memiliki pedoman berdesa akan meminimalisir penyelewengan anggaran desa, sehingga dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat desa.

“Buku ini diterbitkan dengan tujuan agar kepala desa dapat mempertanggungjawabkan dana desa.Sehingga diharapkan seluruh kepala desa di Kabupaten Manggarai Barat dapat mempedomani buku ini agar terhindar dari kasus tindak pidana korupsi terkait dana desa,” jelasnya.

Selain upaya pencegahan Tindak Pidana Korupsi, dijelaskan Bambang, Buku Pintar tersebut juga merupakan pedoman untuk penyamaan persepsi lintas instansi.

“Buku ini juga membantu kepala desa dan instansi-instansi terkait seperti PU, Inspektorat, DPMD, BPKD dalam hal kordinasi teknis terkait kegiatan atau pertanggungjawaban dana desa,” ungkapnya.

Menanggapi penerbitan Buku Pintar itu, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Ketua DPRD Mabar Martinus Mitar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Manggarai Barat.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengharapkan agar Buku Pintar Kepala Desa dapat membantu para kepala desa dalam pengelolaan dana desa sehingga tidak terjadi penyelewengan.

“Saya apresiasi niat baik dan usaha keras oleh teman-teman Kejaksaan yang telah merumuskan dan menerbitkan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi kepala desa, agar mereka dapat memanfaatkan dana desa dengan baik. Ini terobosan luar biasa,” kata Bupati Edi

Bupati Manggarai Barat meminta Kejari Mabar untuk menerbitkan juga Buku Pintar untuk penyelesain sengketa tanah di Manggarai Barat.

“Saya berharap Kejari Mabar juga membantu kami untuk menerbitkan Buku Pintar Penyelesaian Sengketa Tanah. Ini juga penting guna menciptakan masyarakat Manggarai Barat yang aman, sehingga program Pembangunan Strategis Nasional di Labuan Bajo dapat berjalan dengan baik, tanpa ada gangguan sengketa tanah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Mabar, Martinus Mitar mengatakan, penerbitan Buku Pintar sangat membantu kerja dan kordinasi pemerintah desa. Menurutnya, tidak mudah menyamakan persepsi lintas instansi, sehingga kehadiran Buku Pintar Kepa Desa diharapkan dapat mewujudkan hal tersebut.

Usai peluncuran Buku Pintar, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Pendampingan Dana Desa antara Kejaksaan Negeri Manggarai Barat dengan Dinas DPMD terkait penanganan permasalahan perdata dan tata usaha negara (PERDATUN).

Dalam Perjanjian Kerjasama ini, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya. Kejaksaan Negeri Manggarai Barat dapat bertindak untuk dan atas nama Dinas DPMD dan seluruh desa di Kabupaten Manggarai Barat sebagai Jaksa Pengacara Negara demi menegakkan marwah dan kewibawaan pemerintah serta menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara melalui jalur keperdataan dan tata usaha negara.(*/syarifab/MCMabar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed