by

Desa Ladolima Utara Selenggarakan Sosialisasi PPKM

Desa ladolima Utara Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo, Rabu (21/07/2021) melaksanakan kegiatan Sosialisasi PPKM dalan rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tingkat desa.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Ladolima Utara Krispinus Rabu. Hadir pada kegiatan tersebut Camat Keo Tengah Hildegardis M Kasi, SIP.,MPA, Danposramil Keo Tengah Yohanes Sawi Iwa, Anggota Polisi mewakili Kapospol Keo Tengah Aris Sugianto, Kepala Puskesmas Maunori Stefanus, para perangkat desa hingga kepala dusun, RT, lembaga kemasyarakatan desa,lembaga adat desa, lembaga pemberdayaan desa dan Relawan covid-19 Desa Ladolima Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Camat Keo Tengah membawakan materi tentang Sosialisasi Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan mengoptimalkan posko (pos komando) covid -19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona virus disease 2019.

Pemateri lainnya adalah pejabat yang mewakili Kapospol Keo Tengah dengan materi tentang Penegakan Hukum bagi Pelanggar Protokol Kesehatan, sekaligus Aktivasi Posko Penanganan covid 19 di tingkat desa, Danposramil membawakan materi tentang Penindakan Disiplin dan Kepala Puskesmas Maunori membawakan materi tentang covid 19.

Dalam sambutannya, Kades Ladolima Utara mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan kegiatan sosialisasi tersebut, sehingga dapat diperoleh pemahaman bersama terkait upaya pencegahan hingga penanganan covid 19 di Desa Ladolima Utara.

Sementara Camat Keo Tengah menegaskan bahwa dalam menghadapi pandemi covid-19, masyarakat bergandengan tangan.

“Melawan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Upaya harus dimulai dari kesadaran diri, keluarga dan kampung dalam semangat “mari jaga kampung. Deda ini sudah diuntungkan dengan udara yang bersih dan lingkungan yang sehat tanpa polusi. Pemerintah desa wajib mengikuti arahan pemerintahan yang lebih tinggi, berkaitan dengan upaya pencegahan, penanganan dan pembinaan. Pemerintah desa harus menjadi pendukung pelaksanaan penanganan covid 19 di tingkat desa,” tegasnya.

Camat Hildegardis juga mengarahkan agar lebih pemerintah desa mengintensifkan penerapan 5 M dan senantiasa berupaya melakukan penguatan testing, tracing dan treatment kepada masyarakat.

“Kita juga bersyukur karena Kecamatan Keo Tengah dari 53 orang yang terkonfirmasi positif covid-19, kini tersisa 13 orang. Semoga dengan sinergi kita semua, Kecamatan Keo Tengah dapat terbebas dari covid-19,” tandasnya.(*/ZZ)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed