by

Empat OTG di Kabupaten Nagekeo Jalani Rapid Test

Pengambilan sampel darah OTG untuk rapid test

ASR
Mbay, floresshadow

Empat Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Nagekeo, Senin, 4 Mei 2020 menjalani rapid test. Keempat orang tersebut merupakan warga Kecamatan Mauponggo yang memiliki riwayat kontak dengan komunitas Itjima Ulama di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Demikian disampaikan Seksi Humas Posko Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada.” Per hari ini, terdapat penambahan 4 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Nagekeo. Keempat orang tersebut telah menjalani rapid test dan hasilnya akan diumumkan kemudian,” katanya.

Pasca penambahan empat OTG tersebut, lanjut Silvester, maka jumlah total OTG di Kabupaten Nagekeo menjadi 16 orang.”Dua orang di antaranya telah menyelesaikan masa karantina, sementara 14 sisanya masih dalam masa karantina,” lanjutnya. Silvester menyatakan bahwa sambil menunggu hasil rapid test, empat OTG tersebut akan kembali menjalani masa karantina.

Kepala Puskesmas Mauponggo Mikhael Eo menjelaskan bahwa keempat orang OTG tersebut sebelumnya berstatus sebagai P2T2. ” Mereka kembali dari Gowa tanggal 21 Maret 2020 yang lalu. Keempatnya kemudian kami periksa, kami data serta kami tetapkan sebagai P2T2,” ujarnya.

Setelah ditetapkan sebagai P2T2, lanjut Mikhael, empat orang tersebut menjalani masa karantina selama 14 hari.”Mereka menjalani masa karantina di rumah masing-masing selama 14 hari dan masa karantinanya telah berakhir pada tanggal 7 April 2020 yang lalu,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Mauponggo Mikhael Eo

Setelah terkonfirmasi bahwa empat orang tersebut memiliki riwayat kontak dengan dua orang di Labuan Bajo yang hasil swab testnya positif, serta sejumlah orang di Sikka dan Ende yang rapid testnya telah menunjukan hasil reaktif, lanjut Mikhael, maka mereka ditetapkan sebagi OTG dan menjalani rapid test. “Tadi siang ada Ibu Kadis Kesehatan dan petugas posko yang datang menemui mereka untuk memberikan pemahaman. Mereka menerima dengan baik, menjalani test dan bersedia untuk menjalani masa karantina tambahan untuk menjalani rapid test kedua, sepuluh hari mendatang,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed