by

Ingin Miliki Motor, JR Nekat Curi Motor di  Parkiran RSUD Ende

Penulis : Gissele
Ende, Aksara Nusa

Pelaku pencurian motor di areal parkiran RSUD Ende, Jalan W Z Yohanes, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Minggu (30/8/2020) lalu, akhirnya dibekuk Tim Buser Polres Ende. Pelaku sempat membawa kabur motor curian tersebut, namun  berhasil ditangkap polisi di Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende, dan kini diamankan di Mapolres Ende untuk proses hukum selanjutnya. 

Tersangka pencurian motor yang berinisial JR, saat menjawab pertanyaan wartawan tentang alasannya melakukan aksi nekat tersebut, bertempat di Unit Reskrim Polres Ende, Kamis (3/9/2020), mengatakan bahwa dirinya melakukan pencurian untuk memenuhi keinginannya memiliki sepeda motor. JR mengaku bahwa dirinya melakukan aksi nekat itu seorang diri di Halaman parkir RSUD Ende dan saat melancarkan aksinya tersebut, dirinya tidak takut akan dampak yang akan terjadi.

JR menyatakan bahwa berbekal pengetahuan yang diperolehnya saat sempat bersekolah di sebuah SMK di Ende, dirinya membongkar dan memutuskan kabel untuk menyalahkan motor, setelah sebelumnya mendorong motor tersebut keluar dari halaman parkir. Motor yang dicurinya adalah jenis motor Honda Beat dengan nomor polisi EB 3237 AI, yang saat diparkir tidak dikunci stang stir. 

Polres Ende
Pelaku pencurian motor, JR (membelakangi kamera)

“Saya hanya ingin miliki sepeda motor saja dan tidak mampu beli. Setiap hari saya kerja ikut oto atau konjak. Lalu saya melihat motor itu tidak kunci stir, saya dorong keluar, saya putuskan kabel dan sambung lalu nyalakan. Saya tahu cara ini karena pernah belajar dan sempat sekolah sampai kelas 2 di STM,” katanya.

JR mengakui bahwa aksi tersebut dilakukannya seorang diri dan tidak melibatkan orang lain. Setelah ditangkap polisi dan berurusan dengan hukum, JR mengaku menyesal dengan perbuatannya dan menerima hukuman atas perbuatannya. 

“Saya menyesal atas perbuatan itu dan saya mengaku salah. Niat saya hanya untuk punya motor dan dipakai untuk ojek,” ujarnya.

Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana melalui Kasat Reskrim Polres Ende AKP Lorensius, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mapolres Ende, Kamis (3/9/2020) menjelaskan bahwa motor tersebut adalah milik warga Ende Yohanes Nebu. 

Kasat Reskrim Polres Ende menjelaskan bahwa pelaku atau tersangka JR melakukan aksi pencuriannya pada Minggu (30/8/2020) pukul 22.30 Wita. “Saat itu, pelaku datang dan mengamati setiap motor yang berada di halaman parkir RSUD Ende. Saat melihat motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi  EB 3237 AI yang tidak dikunci stang stir, maka pelaku langsung  mendorong motor tersebut keluar dari halaman parkir RSUD Ende. 

Setelah mendorong motor tersebut, lanjut Kasat Reskrim Polres Ende, JR sampai di perumahan warga yang letaknya tidak jauh dari  RSUD Ende. “Pelaku langsung  memutuskan kabel star dan menghidupkan motor. Tanpa sadar, aksinya direkam oleh seorang warga atas nama Kodriah yang merasa curiga melihat keanehan yang terjadi saat pelaku membongkar dan berusaha menghidupkan motor. Video itu sempat diunggah dan viral di media sosial,” urainya.

AKP Lorensius melanjutkan bahwa tim buser mempelajari video itu, mengenali korban dan melakukan pengejaran. “Kita juga bersyukur dan berterima kasih karena ada warga yang  merekam kejadian itu. Video tersebut menjadi petunjuk untuk melakukan penangkapan,” katanya.

Ende
Kasat Reskrim Polres Ende AKP Lorensius saat memberikan keterangan pers

AKP Lorensius melanjutkan bahwa saat dikejar oleh Tim Buser Polres Ende, pelaku sempat membawa kabur motor curian itu ke wilayah Kecamatan Lio Timur, namun dalam perjalanan, pelaku balik arah ke Detusoko lalu ke wilayah utara Ende.

 “Setelah dilakukan pengejaran, pelaku akhirnya  ditangkap oleh polisi di Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende. Tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polres Ende  dan pasal yang disangkakan adalah Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksan, tambah AKP Lorensius, diketahui bahwa pelaku melakukan aksinya seorang diri atau tanpa jaringan. “Pelaku seorang  diri melakukan aksi ini atau tidak ada jaringan. Niatnya curi motor adalah untuk ojek,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed