by

Kualitas Pekerjaan Jalan Buruk, Bupati Sumba Barat Kecewa

Bupati Sumba Barat Yohanis Dade didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumba Barat Fredy Gah meninjau langsung proyek peningkatan jalan dan saluran air di Kecamatan Loli dan Wanukaka, Senin (30/08/2021).

Peninjauan tersebut bertujuan untuk mengawasi kualitas pengerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) serta memperhatikan secara detail kekuatan struktur campurannya.

Untuk mengecek kualitas pekerjaan tersebut, Bupati Yohanis bahkan mengambil palu dan memukulkan pada beton yang dikerjakan. Hasilnya, Bupati Yohanis kecewa karena menurutnya campuran semen dan pasirnya tidak proporsional.

Bupati Sumba Barat tersebut langsung menanyakan hal tersebut kepada kepala tukang dan para pekerja di tempat tersebut. Jawaban yang diperoleh adalah pekerjaan tersebut menggunakan campuran 1:12, sehingga jika ada air atau tekanan pasti akan rusak.

“Kalau campurannya seperti itu, beton yang dihasilkan tidak tahan lama dan gampang hancur saat ada air atau tekanan. Ini belum apa-apa saja sudah hancur,” sesal Bupati Yohanis.

Bupati Yohanis juga melihat bahwa pada pengerjaan bagian dasar, pasangan batunya hanya diletakkan saja di atas tanah tanpa diberi campuran semen.

“Tolong perhatikan pekerjaan ini, karena kalau asal kerja, masyarakat yang rugi. Ini sama saja merugikan daerah. Yang dipakai anggaran negara dengan uang rakyat, kualitas harus baik, kualitas harus diperhatikan,” tegasnya.

Bupati Yohanis menekankan kepada pelaksana proyek agar segera mengganti bahan sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan, serta memperbaiki pekerjaan yang kurang bagus dengan segera, sehingga dapat menjamin kualitas pengerjaan sebuah proyek pemerintah.

Bupati Yohanis juga menyatakan bahwa dirinya akan terus melakukan sidak ke sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Sumba Barat. Karena hal tersebut telah menjadi komitmen dirinya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kabupaten Sumba Barat Ir. Fredy Gah mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut dan terus melakukan pengawasan temuan, serta memanggil pihak kontraktor yang mengerjakan proyek itu. “Peringatan akan diberikan agar kontraktor mengerjakan proyek dengan material sesuai spek dan memastikan kualitas pengerjaan agar tidak asal-asalan,” janjinya.(*/Dhi/PKSumbaBarat)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed