by

Lindungi Siswa, SMPS Tozupazo Bagikan Masker Gratis

ASR
Mbay, floresshadow

Demi melindungi siswa-siswinya dari virus corona, SMPS Tozupazo Danga di Mbay Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, membagikan masker gratis untuk para siswa. Pembagian masker gratis berjumlah 170 lembar tersebut dilakukan oleh para guru di empat zona wilayah berbeda, sesuai tempat tinggal para siswanya.

Kepala Sekolah SMPS Tozupazo Johanes Nuga menyatakan bahwa pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian dan real action pihak sekolah terhadap kesehatan para siswanya.

Guru SMPK Tozupazo melakukan kunjungan rumah untuk membimbing para siswa

“Kami membagikan masker gratis untuk siswa siswi, pegawai dan guru. Pembagian masker ini didorong oleh kepedulian pihak sekolah terhadap kesehatan dan keselamatan anak didik kami. Kami ingin melakukan aksi nyata melindungi siswa dengan memastikan mereka memiliki masker untuk perlindungan diri,”ujarnya.

Johanes mengharapkan agar masker gratis tersebut dapat dipakai oleh para siswanya demi melindungi diri mereka dari paparan virus corona. “Sebab telah ada satu orang pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Nagekeo. Harapan kami agar siswa lebih waspada dan patuh terhadap protap pencegahan covid-19, termasuk mengenakan masker,” jelasnya.

Baca juga : Puisi Virus Corona

Sementara itu, salah seorang guru SMPS Tozupazo Danga Ivan Jawa Maku menyatakan bahwa selain membagikan masker, para guru juga melakukan kunjungan rumah untuk membimbing siswa-siswinya secara langsung.

“Hari ini kegiatan kami adalah menyerahkan masker gratis bagi para siswa sekaligus memberikan bimbingan belajar,” jelasnya. Ivan menyatakan bahwa selama ini, pihak SMPS Tozupazo secara rutin melakukan kegiatan kunjungan rumah untuk secara langsung mengajar siswa-siswinya. “Setiap dua kali seminggu, masing-masing guru mengunjungi siswa -siswi untuk mengajar dan memeriksa tugas sekolah yang telah diberikan,” jelasnya.

Guru menemui siswa hingga ke tengah sawah

Ivan menyatakan bahwa pihaknya menemukan kenyataan bahwa kegiatan belajar dari rumah kurang efektif.”Banyak siswa yang tidak tertib belajar. Salah satu bukti adalah tugas-tugas sekolah belum selesai dikerjakan. Para orang tua mengaku bahwa anak-anak lebih sering berkeliaran dan bermain daripada belajar di rumah,” jelasnya.

Simak kisahnya : Kisah Bocah Bantu Orang Tua Jualan Bensin, Demi Raih Cita-cita Menjadi Imam

Ivan berharap agar pandemi covid-19 segera berakhir. “Agar anak-anak bisa kembali bersekolah dan belajar dengan tertib. Sebagai guru, kami sangat prihatin dengan perkembangan belajar siswa-siswi, saat belajar sendiri dari rumah. Terlebih karena pada beberapa wilayah tidak ada signal internet, sehingga diskusi melalui grup Whatsapp antara guru, orang tua dan murid tidak bisa dilakukan. Bahkan ada orang tua yang tidak memiliki handphone, sehingga koordinasi sulit dilakukan,” sesalnya.

Ivan berharap agar para orang tua lebih tertib mengawasi kegiatan anak-anaknya.”Semoga anak-anak diawasi dengan ketat agar tetap belajar dan tetap mengerjakan tugas, agar tidak ketinggalan pelajaran, meskipun belum kembali bersekolah,”harapnya.

Penyerahan masker gratis

Sementara salah seorang siswa SMPS Tozupazo Filemon Leza Eda menyampaikan terima kasih atas masker gratis yang ia terima.”Terima kasih untuk masker yang kami terima hari ini dan karena para guru telah jauh-jauh mendatangi kami untuk mengantarkannya. Perhatian dari sekolah ini sangat berarti,”ujarnya.

Filemon yang juga adalah ketua OSIS SMPK Tozupazo tersebut berharap agar dapat segera bersekolah kembali.”Semoga virus corona cepat hilang, supaya saya bisa kembali belajar di sekolah. Saya sudah rindu guru dan teman-teman serta aktifitas belajar kami di sekolah,” harapnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed