by

Peduli Kaum Difabel, KAE Berikan APD dan Sembako

Lurah Nangaroro Yosef Mosa, memasangkan masker bantuan KAE kepada salah seorang penyamdang disabilitas

ASR
Nangaroro, floresshadow

Sebagai bentuk kasih, kepedulian dan dukungan bagi kaum difabel dalam menghadapi dampak pandemi corona, Tim Tanggap Covid-19 Keuskupan Agung Ende (KAE), menyalurkan bantuan bagi salah satu komunitas difabel yaitu Komunitas Difabel Sama Rasa di Kelurahan Nangaroro Kabupaten Nagekeo.

Bantuan tersebut berupa Alat Pelindung Diri (APD) yaitu masker serta sejumlah sembako. Bantuan diserahkan oleh perwakilan Tim Tanggap Darurat KAE Rd. Oncy Deru kepada Pengurus Komunitas Difabel Rasa Sama Kelurahan Nangaroro Irminus Hilarius Masa, Jumat, 1 Mei 2020. Turut hadir mendampingi, Lurah Nangaroro Yosef Mosa dan Fasilitator Kecamatan Nangaroro Yayasan Caritas Keuskupan Agung Ende Marselinus Ratu.

Rd. Oncy Deru menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata keprihatinan gereja terhadap umatnya yang saat ini tengah dilanda virus corona, terlebih kepada kaum difabel. “Kami merasa prihatin, sebab saat ini virus corona sudah masuk ke wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di wilayah Keusukupan Agung Ende. Karena itu, kami memberikan bantuan berupa APD dan sembako kepada Komunitas Sama Rasa Kelurahan Nangaroro,” ujarnya.

Penyerahan bantuan masker untuk kaum difabel di Kelurahan Nangaroro

Harapan kami, lanjut Rd. Oncy, adalah agar bantuan yang kami berikan hari ini dapat meringankan beban komunitas ini serta bermanfaat melindungi anggota komunitas ini.” Dan KAE tetap berharap agar seluruh lapisan masyarakat melawan virus corona dengan cara mentaati seluruh protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah serta mematuhi himbauan Bapak Uskup Agung Ende dengan menerapkan sosial distancing dan physical distancing,” ujarnya.

Menanggapi bantuan tersebut, Pengurus Komunitas Difabel Rasa Sama Kelurahan Nangaroro Irminus Hilarius Masa menyatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih.”Kami menyampaikan terimakasih berlimpah kepada tim Tanggap Covid-19 Keuskupan Agung Ende serta pihak Yayasan Caritas Keuskupan Agung Ende atas bantuan yang kami terima ini. APD dan sembako ini sangat berarti bagi aggota komunitas difabel, sebab saat ini kami memang sedang mengalami kesulitan untuk mendapatkan APD dan Sembako. Jadi, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Anggota Komunitas Difabel Sama Rasa Kelurahan Nangaroro berpose bersama Lurah Nangaroro dan Tim Tanggap Covid-19 KAE

Lurah Nangaroro Yosef Mosa, S. Sos, yang juga merupakan penyantun Komunitas Difabel Sama Rasa Kelurahan Nangaroro menyatakan bahwa sebagai pemerintah Kelurahan Nangaroro, pihaknya berterima kasih atas perhatian yang diterima oleh warganya yaitu Komunitas Difabel Rasa Sama .”Kami sangat mengapresiasi bantuan yang hari ini diterima oleh komunitas difabel di Kelurahan Nangaroro,” katanya. Yosef menyambung bahwa semua program yang di jalankan oleh Keusukupan Agung Ende disambut baik oleh pihaknya. “Sebagai pemerintah kami siap mendukung, berafiliasi dan bermitra dengan KAE dan pihak lainnya, untuk memperhatikan komunitas difabel yang ada di Kelurahan Nangaroro,”pungkasnya.

News Feed