by

Sambut Perayaan Ekaristi, PMI Semprot Disinfektan Di Gereja Langa

Penulis: WD
Bajawa, Aksara Nusa

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ngada melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di Paroki Maria Ratu Semesta Alam Langa, Kevikepan Bajawa, Keuskupan Agung Ende, Dabtu, (04/07/2020).

Sekretaris PMI Kabupaten Ngada Donatus Meak, kepada Aksara Nusa di Bajawa, mengatakan bahwa penyemprotan cairan disinfektan tersebut dilakukan PMI Kabupaten Ngada, berkaitan dengan akan kembali dilaksanakannya perayaan ekaristi dalam tatanan new normal di paroki tersebut.

Baca juga : Objek Wisata di Kabupaten Ngada Dibuka Kembali

“Penyemprotan dilakukan oleh dua orang sukarelawan PMI Kabupaten Ngada, dan dilakukan sebagai upaya untuk mempersiapkan lokasi yang steril dalam gereja maupun di kompleks gereja, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona,” katanya.

PMI Kabupaten Ngada
Sekretaris PMI Kabupaten Ngada Donatus Meak

Donatus menyatakan bahwa PMI siap berkoordinasi dengan pihak gereja maupun rumah ibadah lainnya, untuk penyemprotan disinfektan.

“Kami siap melakukan penyemprotan cairan disinfektan di rumah ibadah atau di tempat lain. Sebelum penyemprotan di gereja ini, beberapa waktu lalu, kami melakukan penyemprotan di SMA Negeri I Bajawa, sehubungan dengan penerimaan siswa baru di sekolah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Pastor Paroki Maria Ratu Semesta Alam Langa, Rd. Wilhelmus Bartolomeus, yang biasa disapa Rd. Jois, menjelaskan bahwa instruksi pastoral khusus Uskup Agung Ende tanggal 3 Juli 2020 tentang pelaksanaan kegiatan umat Katolik pada masa new normal harus ditaati oleh umat Paroki Langa.

Simak juga : IDI Ngada Bagikan 1200 Masker Gratis

“Untuk perayaan ekaristi di Paroki Langa akan dimulai kembali pada Hari Minggu ( 5/7), dengan jadwal misa pertama pukul 06.30 dan misa kedua pukul 09.00. Utusan dari setiap wilayah maksimal 33 orang setiap misa, karena daya tampung gereja setelah diatur jarak hanya 201 orang. Sebelumnya, dalam keadaan normal, gereja dapat menampung hingga 700 orang umat,” jelasnya.

Umat wajib menuruti protap pencegahan covid-19

Rd. Jois menegaskan bahwa umat wajib hadir satu jam sebelum misa dimulai, untuk melewati proses pemeriksaan sesuai protokol kesehatan covid 19.

Paroki Maria Ratu Semesta Alam Langa
Pastor Paroki Maria Ratu Semesta Alam Langa, Rd. Wilhelmus Bartolomeus

“Umat yang mengikuti misa, wajib melaksanakan protokol kesehatan covid-19 yaitu memakai masker, mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh. Umat dengan suhu tubuh di atas 37,5 °c, tidak diperkenankan mengikuti misa. Sementara umat yang boleh mengikuti misa, wajib menempati tempat duduk sesuai jarak yang telah disiapkan oleh petugas,” paparnya.

Yang menarik : Berpisah Dengan ATR, GUD Nyatakan Telah Pamit

Umat yang tidak diperkenankan untuk mengikuti misa, tambah Rd. Jois, sesuai standar protokol kesehatan adalah anak-anak yang belum menerima komuni (0-10 tahun), ibu hamil dan menyusui, para lansia (65 tahun ke atas) dan umat yang sedang sakit (flu, batuk, pilek, demam dan penyakit menular lainnya).

Rd. Jois melanjutkan bahwa bagi umat yang membawa kolekte dan amplop persembahan, sebelum masuk ke gereja, persembahan harus dimasukan ke dalam kotak kolekte yang sudah disiapkan di depan dan di samping kiri kanan pintu gereja.

PMI Kabupaten Ngada
Rd Jois bersama petugas kesehatan Dinkes Ngada Astin Woli dan petugas PMI Kabupaten Ngada

“Sementara untuk bahan persembahan berupa natura, dapat langsung diletakkan di meja persembahan yang ada di depan pintu utama dalam gereja, sebab tidak ada perarakan persembahan dalam perayaan misa,” urainya.

Aturan kegiatan keagamaan lainnya

Untuk kegiatan keagamaan lainnya, jelas Rd. Jois, antara lain pelayanan sakramen permandian, komuni pertama dan pernikahan, akan mulai dilaksanakan pada Bulan Agustus-September 2020.

“Sementara untuk kegiatan- kegiatan keagamaan di KUB dan koordinatorat, akan mulai dilaksanakan pada Bulan Oktober-Desember 2020. Hal tersebut perlu diatur dengan baik, mengingat jumlah imam yang terbatas di Paroki Langa. Untuk saat ini, hanya saya sendiri yang bertugas di Paroki Langa,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, pada hari yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada yang juga merupakan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Ngada Agustinus Naru, mengatakan bahwa untuk pemeriksaan kesehatan umat di Paroki Langa, petugas kesehatan yang bertugas adalah dari Puskes Langa.

Gereja St. Yosep Bajawa
Tempat cuci tangan di gereja St Yoseph Bajawa

“Petugas kesehatan yang akan membantu dalam pemeriksaan suhu tubuh umat menggunakan thermometer scanner, memandu cuci tangan dan memandu penggunaan hand sanitizer adalah petugas dari Puskesmas Langa,” jelasnya.

Data yang diperoleh Aksara Nusa, paroki di Kabupaten Ngada yang telah melaksanakan perayaan ekaristi setelah mendapat instruksi Uskup Agung Ende adalah Paroki Soa, yang telah melaksanakan misa pada Sabtu sore (4/7). Sementara Paroki MBC Bajawa juga akan mengadakan misa pada Minggu (5/7) besok.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed