by

Satuan Binmas Polres Nagekeo Laksanakan Pelatihan Tracer Covid-19

Dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, Satuan Binmas Polres Nagekeo melaksanakan Pelatihan/ Pembekalan Tracer virus corona (Covid-19). Pelatihan yang berlangsung di Aula Mapolres Nagekeo, Jumat (26/02/2021) tersebut dibuka oleh Kapolres Nagekeo AKBP Agustinus Hendrik Fai, SH, MH dan menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo drg. Elia Dewi serta Kasat Binmas Polres Nagekeo AKP Eduardus Nuru.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 43 anggota Bhabinkamtibmas dan 4 personil Kani Binmas sebanyak 4 personil.

Kapolres Nagekeo AKBP Agustinus Hendrik Fai, SH, MH

Kapolres Nagekeo AKBP Agustinus Hendrik Fai, SH, MH dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa tujuan para Bhabinkamtibmas Polres Nagekeo mendapatkan pembekalan tracer tersebut adalah untuk mendukung upaya memutuskan mata rantai wabah covid-19. “Harapan saya adalah agar Bhabinkamtibmas dapat dengan aktif melacak indikasi kasus suspect/kontak erat/pelaku perjalanan/isolasi mandiri dan lain-lain, di wilayah tugasnya, bersama dengan tenaga kesehatan setempat,” harapnya.

Kapolres menyatakan bahwa para Bhabinkamtibmas akan mencatat data diri (NIK atau KK atau KTP ) yang menjadi sasaran tracer, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 , serta tetap aktif dalam menyampaikan himbaun kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo drg. Elia Dewi, saat memberikan penjelasan

“Saya harapkan agar Bhabinkamtibmas senantiasa berkoordinasi kepada pihak puskesmas/pihak rumah sakit terdekat, terkait suspec sasaran tracing yang terindikasi, sehingga akan ada tindakan dari tenaga kesehatan. Intinya melindungi diri dan keluarga dan masyarakat agar tidak terpapar wabah virus corona (covid-19) dan juga dapat memutus penyebaran virus corona ini,” tegasnya.

Kapolres Nagekeo juga mengingatkan kepada Bhabinkamtibmas agar selalu mensosialisasikan kepada masyarakat di desa binaannya, untuk tetap mentaati protokoler kesehatan guna menghindari penyebaran Covid-19 dengan selalu menerapkan 5 M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan saat sebelum dan sesudah keluar rumah, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (RR/PR).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed