by

UPT Dispenda NTT Wilayah Ende Minta Pemilik Kendaraan Pro Aktif Bayar Pajak

Penulis : Gissele
Ende, Aksara Nusa

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi NTT Wilayah Ende, selama seminggu terakhir bersama Lantas Polres Ende dan PT Jasa Raharja Perwakilan Ende, melaksanakan aksi penertiban kelengkapan kendaraan. Dari aksi  penertiban tersebut ditemukan banyak kendaraan, baik kendaran pribadi maupun kendaraan dinas, yang menunggak pembayaran pajak. Karena itu, pemilik  kendaraan diminta untuk pro aktif membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala UPT Dispenda NTT Wilayah Ende Paulus Golot yang ditemui  wartawan di Jalan Pahlawan  Kota Ende saat sedang melakukan penertiban kendaraan, Kamis (3/9/2020) siang mengatakan bahwa  aksi penertiban tersebut telah dilaksanakan sejak akhir Bulan Agustus yang lalu. 

Dispenda NTT
Seorang pengendara sepeda motor saat menunjukan surat kendaraan kepada petugas Dispenda Ende

“Tim dari UPT Dispenda NTT Wilayah Ende bersama Polres Ende dan Jasa Raharja turun ke lapangan untuk melakukan penertiban dan sosialiasi kepada pengguna kendaraan terkait kelengkapan surat kendaraan. Hasilnya, ditemukan masih banyak  pemilik kendaraan yang menunggak pajak atau belum membayar pajak kendaraan,” katanya.

Paulus menyatakan bahwa tunggakan pajak kendaraan  tidak saja pada kendaraan  pribadi tetapi juga kendaraan dinas. Karena itu, pihaknya mengharapkan agar pemilik kendaraan lebih pro aktif membayar pajak, karena  membayar pajak kendaraan bermotor adalah kewajiban para pemiliknya.

“Selain pajak, pelanggaran  lain yang ditemukan di lapangan adalah para pengendara tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM. Untuk pelanggaran tersebut, yaitu SIM dan helm, itu adalah kewenangan dari pihak  kepolisian,” ujarnya. 

Paulus menjelaskan bahwa untuk tahun 2020, target  yang diberikan kepada UPT  Dispenda NTT Wilayah Ende adalah sebesar Rp 27 Miliar. Hingga pertengahan tahun, ungkap Paulus, baru direalisasikan sebesar Rp 12 miliar lebih. Oleh karena itu, aksi penertiban akan terus dilakukan untuk mengejar  target yang diberikan oleh  pemerintah provinsi.

Dispenda Ende
Penertiban pajak kendaraan oleh Dispenda NTT Wilayah Ende

“Target yang diberikan untuk tahun ini cukup besar yaitu  Rp 27 miliar. Karena itu, kita terus  turun lapangan untuk  melakukan penertiban. Saat ini sudah direalisasikan dari  pajak kendaraan, biaya balik  nama serta penerimaan  lainnya yang menjadi  kewenangan Dispenda NTT di Kabupaten Ende yang jumlahnya mencapai  Rp 12 miliar,” katanya. 

Sementara terkait pajak  kendaraan plat luar, hingga saat ini pihak Dispenda  masih menunggu Peraturan  Gubernur NTT untuk melakukan  penertiban. Paulus menegaskan bahwa jika Gubernur NTT sudah  mengeluarkan peraturan, maka kendaraan plat luar yang belum membayar pajak akan ditertibkan oleh  Dispenda.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed