by

Warga Desa Latung Temukan Mata Air Berusia Ratusan Tahun

Penulis: Ayka
Ngada, floresahadow
Editor : ASR

Krisis air bersih telah melanda tiga dusun di wilayah Desa Latung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama puluhan tahun. Sejak dahulu, warga Desa Latung harus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih, jika tidak ingin berjalan jauh mencari pasokan air bersih hingga ke desa tetangga.


Kesulitan air bersih tersebut saat ini telah menemui titik terang. Warga telah berhasil menemukan mata air berusia ratusan tahun, bernama Mata Air Mburang Mas. Mata air tersebut terletak di perbukitan, kurang lebih enam kilometer dari Desa Latung.


Pada zaman dahulu, mata air tersebut merupakan sumber air yang sangat cukup bagi seluruh masyarakat Desa Latung. Demikian dikisahkan tokoh masyarakat Desa Latung Goris Janat, Kamis, 24 April 2020.

Goris menyatakan bahwa penemuan sumber mata air Mburang Mas tersebut merupakan kabar gembira yang dinanti-nanti warga Mbarungkeli. “Puji Tuhan, akhirnya warga menemukan sumber mata air peninggalan leluhur. Inilah sumber mata air  yang telah ada sejak masa kehidupan nenek moyang kami dulu. Ratusan tahun silam, leluhur kami tidak pernah kekurangan air karena ada mata air Mburang Mas,” katanya. Goris berharap agar warga menjaga kelestarian hutan di sekitar perbukitan, agar sumber air tersebut tidak mengering, meskipun di saat kemarau panjang.


Menurut Goris, sudah secara turun temurun sesepuh desanya berpesan, bahwa jika suatu ketika masyarakat mengalami krisis air, maka masyarakat harus mencari sumber mata air Mburang Mas yang terletak di perbukitan.
“Berdasatkan cerita tersebut, kami masyarakat bersama Pemerintah Desa Latung berkomitmen untuk mencari keberadaan mata air Mburang Mas. Konon, pasokan air di sumber air ini tidak pernah surut sehingga bisa mencukupi kebutuhan warga kami. Puji Tuhan, akhirnya kami temukan mata air tersebut,” sambungnya.


Tokoh muda masyarakat Desa Latung, Maksi Eno  mengatakan bahwa sebelum ditemukannya mata air tersebut, masyarakat hanya memanfaatkan galian sumur sekitar rumah warga untuk kebutuhan MCK.

” Sumur galian warga itu hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa dusun di Desa Latung. Sementara sumber mata air Mburang Mas ini akan mampu memenuhi kebutuhan air untuk semua dusun di Desa Latung,” ungkapnya


Warga lain, Hubert Bila memastikan bahwa sumber mata air yang ditemukan tersebut layak untuk dikonsumsi oleh warga tiga dusun di Desa Latung. “Debit airnya lumayan deras dan sangat mencukupi. Kami berharap Pemda Ngada dapat membantu membiayai pendistribusian air dari perbukitan menuju kampung, sehingga kami tidak perlu berjalan mendaki bukit.Sebab aliran airnya sangat deras sehingga dapat memgalir melalui pipa” harapnya.


Hubert menyatakan bahwa warga Desa Latung berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan sekitar perbukitan demi menjaga sumber air tersebut.”Kami akan menjaga kelestarian hutan di sekitar perbukitan. Dan kami berencana membuat sumur petak sementara, sebagai penampungan sebelum air dialirkan ke desa,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed